MY CART


You have 0 item's in your cart.

SUBTOTAL0
CHECK OUT
0

Tejo Laras Madya

Tejo Laras Madya Foundation
  Thursday, September 28, 2017

Berdiri sejak tahun 2016, Yayasan Tejo Laras Madya memiliki tanggung jawab utama untuk menghidupkan serta mewariskan nilai-nilai luhur budaya bangsa, yakni budaya wayang dan kaitannya dengan seni pertunjukan, untuk bisa terus tersampaikan kepada sebanyak mungkin kalangan melalui berbagai macam medium pilihan. Seperti yang telah kita ketahui, budaya wayang juga melingkupi seni peran, seni suara, seni musik, seni tutur, seni sastra, seni lukis, seni pahat, dan juga seni perlambang. Perkembangan budaya wayang dari zaman ke zaman, juga merupakan media penerangan, dakwah, pendidikan, hiburan, pemahaman filsafat, serta hiburan. Oleh karena itu dalam perjalanannya Yayasan Tejo Laras Madya akan banyak melakukan kerjasama dengan berbagai organisasi sosial kemasyarakatan, komunitas, dan seniman atau  pekerja seni independen untuk dapat menyuarakan pendapatnya maupun ekspresinya tentang spirit dari beberapa karakter-karakter pewayangan, yang dalam langkah awal ini adalah Drupadi.

Dengan mengedepankan unsur kolaborasi, diharapkan terjadi pembinaan terhadap ekosistem yang  berkelanjutan bagi praktik, penelitian, dan apresiasi seni pertunjukan itu sendiri. Seperti yang juga pernah dituliskan oleh Putu Wijaya dalam esainya yang berjudul Peta Teater Indonesia dalam buku Melakoni Teater Hal. 17-18, bahwa seni Pertunjukan, khusunya Teater, di Indonesia, rata-rata baru menjadi alat untuk berekspresi. Tak jarang, kita luput untuk memberi edukasi kepada penontonnya. Kehidupan seni pertunjukan bisa sehat, bila awak teaternya gigih dan penontonnya setia. Ini bukan hanya urusan produser, impresario, dan para manajer saja, ini juga urusan masyarakat dan pakar-pakar teater itu sendiri.  Jalan yang terbaik untuk itu adalah dengan menjaga pengadaan atau penawaran berbagai Kehidupan teater yang eksperimental, misalnya harus selalu berdampingan dengan kehidupan teater yang mapan. Teater-teater yang menghibur harus dibarengi dengan kehadiran teater-teater yang mengejar pembaruan- pembaruan. Berbagai jenis teater modern hidup berdampingan sementara teater tradisi dan teater rakyat juga harus sehat, itu berarti pasar teater harus segera diwujudkan.

Maka dalam perjalanannya, bersama direktur utama Yayasan Tejo Laras Madya, Kennya Rinonce, dan penasehat utama, Sujiwo Tejo, yayasan ini akan terus bergerak menemui segala kemungkinan yang dapat mendukung terciptanya kehidupan berkesenian yang lebih baik dan berkesinambungan.

Salam Budaya,

Tejo Laras Madya Foundation